abdi's posts with tag: horizon manusia
Posted by abdi on Sep 13, '07 2:58 AM for everyone  | Category: | Books | | Genre: | Other | | Author: | Louis Leahy |
Filsafat atau filosofia mengandung dua kata penting filos yang artinya “yang mencintai” dan sofia yang berarti “kebijaksanaan”. Jadi seorang filosof atau filsuf adalah dia yang “mencintai kebijaksanaan”. Bagi filsuf sejati, pengetahuan akan prinsip-prinsip filosofis tidaklah cukup bagi dirinya. Dalam hidup seorang filsuf sejati, kesehariannya akan dipenuhi warna yang khas oleh pengetahuan dan prinsip-prinsip filosofis. Filsuf sejati akan merealisasikan cita-cita yang khas dari filsafat, yakni kebijaksanaan. Karena itu Louis Leahy yang menulis buku berjudul Horizon Manusia, Dari Pengetahuan Ke Kebijaksanaan mengungkapkan "Sejauh filsafat mencoba untuk menerangi segala hal dengan cahaya dari apa yang diakuinya sebagai fundamental, maka filsafat akan menjadi kebijaksanaan”. Karena itu buku ini muncul. Louis Leahy menyoroti dalam kaitannya dengan seluruh aspek yang ada. Tiga bagian besar ditampilkannya, Horizon Kosmis, Horizon Manusiawi, dan Horizon Dinamis dengan lampiran berjudul Iman dan Akal Budi Saling Berintegrasi. Di bagian pertama, sudut pandang antara sains, agama dan filsafat diuraikannya dengan begitu jelas. Bahwa pemahaman mendalam mengenai semesta secara dewasa membesihkan debat sains dan agama dari salah paham yang kerap muncul. Bagian kedua dari sesi pertama selanjutnya menyoroti padangan Stephen Hawking mengenai masalah waktu dan paham penciptaan. Pendapat bahwa alam semesta tidak mempunyai awal dengan teori big bangnya dibantah keras oleh Leahy dengan mengatakan bahwa Stephen tidak mengenal apa-apa baik tentang sejarah maupun tentang aneka ragam pandangan filosofis. Alam semesta menurut para filosof seperti Thomas Aquinas sudah ada sejak selama-lamanya. Dan pendapat bahwa alam semesta tidak perlu lagi peranan Allah disanggah dengan pernyataan bahwa “Dunia ini pada hakikatnya baik, teratur, koheren, inteligibel, dan kontingen. Dunia ini tergantung pada Allah, yang Mahakuasa, bebas, transenden dan dicirikan oleh tujuan dan kehendak”. Selanjutnya, Leahy membawa kita pada pemahaman mengenai Semesta Alam sebagai Wahyu Kosmik. Bahwa tidak ada kebetulan yang melingkupi seluruh alam ini. Adanya grand design mau tidak mau membuat kita berpikir siapa desainernya? Kita tidak perlu lagi mencari-cari di luar angkasa. Di dalam diri manusia sendiri, baik fisik maupun jiwanya akan menemukan keteraturan yang maha dahsyat yang suda ada sejak awal. Semuanya menuju pada satu tujuan tertentu. Kosmos mewahyukan dirinya lewat pengalaman kecil kita dan mengungkapkan bahwa ada Pribadi dibalik semua ciptaan itu. Yakni Tuhan. Lalu Leahy melangkah lebih jauh dalam pembicaraan yang sangat menarik mengenai evolusi menurut perspektif Kristiani, masalah lingkungan hidup, kloning serta dampaknya, masalah kejahatan, tangan sebagai cermin intelegensi, dimensi sosial dan historis pengetahuan, manusia sang makhluk ekstasis, psikologi perkembangan penyempurnaan. Semuanya membutuhkan usaha keras supaya kita mampu paham dengan tepat dan benar dimensi-dimensi ini. Dan Leahy menutup dengan uraian jelas bahwa iman dan akal budi saling melengkapi, berintegrasi. Karena ketika kita sadar akan seluruh misteri alam ini, iman kita akan Desainer Maha Dahsyat semakin menguat. Bahwa tidak mungkin semua itu berjalan dengan sendirinya atau terbuat dengan sendirinya tanpa ada yang campur tangan dari pihak lain, yakni, The Great Designer. @

| |
|